Mungkin saat kau membaca tulisan ini kamu akan bilang bahwa “Aku adalah rumahmu, sejauh apapun kamu pergi, kamu pasti akan kembali ke aku” dan memang mungkin kamu ada benarnya. Aku baru menyadari jika kamu adalah rumahku adalah saat sekarang, saat dimana kamu mungkin membenciku. Ini semua dimulai ketika semua yang aku harapkan runtuh lantak. Mungkin kamu bertanya kenapa waktu itu aku meninggalkanmu, yang menjadi pertanyaanmu kemarin?

Semua memang sudah terjadi, dan aku tidak mungkin dapat memutar kembali waktu dan tetap memilihmu. Kalaupun itu bisa mungkin kamu juga akan berlaku hal yang sama dan kamu memilih untuk tidak mengenalku karena alasannya hanya 1, kamu tidak ingin merasakan sakit yang teramat dalam dikarenakan olehku. Seperti kata Kodaline di lagunya yang berjudul High Hopes

I remember it now, it takes me back to when it all first started, But I’ve only got myself to blame for it, and I accept it now

Kodaline – High Hopes

Yah yang kutau dan ku ingat adalah disaat semua dimulai, kamu datang dengan wajah yang menurutku unik. Dan aku gak sengaja mengelus kepalamu, dan aku menyalahkan diriku sendiri kenapa aku melakukan hal itu. Tanpa tersadar kita berjalan bersama dengan waktu yang jika di jumlahkan 5 tahun lebih. Dengan sabar kamu menerima segala bentuk kekejamanku, segala bentuk kecuekanku, perselingkuhanku, bahkan aku meninggalkanmu saat kamu sedang sangat terpuruk dan aku memilih seorang wanita yang aku anggap itu jauh lebih menurut daripada kamu dan lebih paham akan ilmu yg tak aku pahami daripada dirimu.

Ada seseorang yang pernah berkata kepadaku jika seseorang yang pintar tentang hukum itulah yang sering melanggar hukum tersebut, sama dengan kejadianku sekarang. Seseorang yang menurutku orang yang mampu menggantikanmu adalah orang yang mengerti hukum namun yang terjadi adalah dia sering bahkan mungkin setiap saat melanggar apa yang disebut hukum itu. Apa aku menyesal? Sebenarnya iya, bahkan sangat. Tapi hidup ini harus terus berlanjut bukan? Tidak peduli apapun yang terjadi kita gak akan bisa Ctrl+Z hidup kita.

purple and black computer keyboard
Photo by Syed Ali on Unsplash

Aku berfikir jika setan memang menggoda manusia dengan cara membelokkan orang yang paham hukum seperti ini, masuk surga adalah hal yang paling susah, karena orang yang “kurang” paham hukum adalah orang yang takut melakukan pelanggaran hukum. Aku berharap kamu baik saja dengan keadaanmu yang sekarang, aku hanya bisa meminta maaf dari tulisan ini.