Rencana yang awalnya ke kota sebelah berubah menjadi ke sebuah daerah istimewa yang ada di Indonesia. Aku gak mikirin sih kenapa kok aku setuju-setuju aja gitu lo melakukan perjalanan jauh denganmu, berdua. Mungkin ini rencana kita yang dulu sempat tak bisa di realisasikan. Namun akhirnya sekarang terwujud.

Aku mendengar ceritamu yang mengatakan saat itu kamu bersama dengan murphy ada di Daerah Istimewa tersebut, dan acap kali kamu melihat orang yang mirip denganku, kamu marah. Aku gatau siapa yang marah, entah kamu atau si murphy. Mungkin emang seharusnya akulah yang ngajakin kamu jalan-jalan agar kamunya gak stress.

Ketika aku mendengar itu aku merasakan moodmu yang turun, tapi aku mencoba menanyakannya namun dengan arah terbalik. Kalau biasanya orang bilang bahwa mood turun itu artinya adalah sedang badmood aku membaliknya dengan “berapa persen mood mu sekarang? Lebih sedikit lebih baik”. Dan it’s works, kamu lebih segar ketika kamu berhasil ngejawabnya.

KFC fries and chicken lot
The KFC

Meski kamu udah segar, cuman rasanya masih kurang karena kamu tetep susah kalau makan sesuatu. Aku kasih ayam KFC besar pun kamu lebih milih ukuran yang lebih kecil, ketika aku bertanya kenapa, jawabanmu selalu sama dari dahulu “Lambungku itu kecil, makanku sedikit”. Yah mungkin ini masih awal, aku hanya khawatir dengan cara makanmu yang akan ganggu kamu di masa depan nanti. Eits jangan bicara masa lalu atau masa depan dulu, kita bicara saat ini aja. Karena itu mengaruhi mood mu.

Ada satu hal yang kamu berikan padaku hari itu, awalnya aku juga tidak expect jika kamu masih punya “barang” tersebut. Barang yang aku maksud adalah “Dopamine”. Sebuah “barang” yang menurutku hanya kamu yang punya, gak ada yang punya lagi. Dulu aku selalu mengkonsumsi Dopamine yang kamu berikan dalam jumlah yang lumayan, bayangin 1 minggu kamu memberikannya dalam jumlah banyak dalam 1 hari sekaligus. Bisa 3 sampai 4 kali. Dan yah itu bikin aku segar dan ngerasa bahagia. Aku menyebutnya The Dopamine Effect. Kemarin seharusnya aku menolak Dopamine yang kamu berikan karena aku hanya gak ingin effect ketagihan Dopamine datang padaku lagi (meski jujur aku suka dengan efek candunya). Tapi entah kenapa kamu menawarkannya secara tidak langsung. Aku gak menuduhmu, tidak, jangan salah sangka. Namun berkat dopamine yang kamu berikan padaku aku baru nyadar, ternyata selama ini, Dopamine inilah yang aku butuhkan. Aku gak dapat ini efek sebesar ini dimanapun, bahkan mungkin kalau boleh jujur sebenarnya aku bisa dapat “barang” ini dari orang lain, tapi aku gak merasakan effectnya.

Seperti yang aku jelaskan tadi, dulu kamu memberikan Dopamine padaku dengan dosis yang sangat tinggi untuk ningkatin efeknya diotakku. Dan kamu bertanya padaku “Kamu bisa kan dapat barang dopamine ini dari orang lain, ngapa minta ke aku”. Disitulah aku bisa jelasin kalau emang aku bisa dapet dari orang lain, tapi aku gak merasakan efeknya. Kamu memberikanku banyak dosis dan aku minta lagi, lagi dan lagi. Tapi ketika orang lain yang memberikan, aku hanya bisa mampu 1 kali, itupun aku gak ngerasa apa-apa. Pernah aku mencoba memakai dopamine dari orang lain tersebut dengan menambah dosisnya. Tapi tetap aku hanya bisa 1 kali pemakaian, bahkan yang lebih memalukan aku pernah hanya mengkonsumsi 0.5 atau setengah dosis. Jika kamu butuh bukti, aku masih ada kok percakapannya yang membuktikan bahwa aku gak bisa lebih dari 1 kali pemakaian.

Aku berfikir dopamine itu hanya works di aku saja, dalam artian kamu gak bakal merasakan efeknya, tapi ketika kamu pulang kamu mengatakan bahwa. “Aku pergi berobat mahal-mahal ternyata obat yang kamu kasih jauh lebih manjur, gini aku terikat lagi denganmu”. Padahal aku yang ingin ngatakan hal itu, tapi kamu mengatakannya dengan wajah yang lebih berseri dari sebelumnya. Mungkin teori ku benar, Murphy lah yang menghubungkan kita secara gak langsung. Kadang aku nulis blog ini, kamu gak baca tapi kamu update sesuatu yang intinya sama dengan yang aku tulis. Kadang kamu berfikir sesuatu dan mau kamu ucapin padaku, aku udah tau duluan tanpa harus mengira-ngira. Biasanya sih aku bakal bertanya untuk yakinin Murphy Effect ini. Dan 98% selalu benar. Hmmm

Aku sebenarnya gak ingin bahas ini, tapi kembali lagi. Aku egois. Apapun akan aku lakuin. Aku udah banyak nglewatin timeline yang hilang. Dan sekarang udah aku dapetin, aku gak ingin itu pergi atau hilang. Aku juga gak ingin diriku pergi dan hilang lagi seperti dulu ketika aku menyalahkan diriku sendiri atas kehilangan Murphy.