Partner in crime, mungkin bagi sebagian orang yang gak tau bakal mengartikan dengan Kawan dalam kejahatan. Hahaha, padahal gak. Partner in crime ini artiannya sangatlah luas. Apalagi jika di artikan dalam sebuah hubungan. Partner in crime bisa mengacu pada seseorang yang selalu memberikan dukungan terhadap kalian apapun yang terjadi, yang berarti seorang partner in crime akan bisa menjadi apapun yang diinginin karena selalu mendukung satu sama lain.

Bahkan di beberapa artikel seperti ini dan ini menyebutkan tanda-tanda bahwa kita adalah “Partner In Crime”, tapi bukan dalam konteks berteman loh ya, melainkan pasangan. Contoh saja You two can communicate with just a look atau yang artiannya adalah Kita dapat berkomunikasi hanya dari melihat saja tanpa ngomong. Terjadi kan? Sering loh aku hanya melihat kamu, tapi kmu udah tau aku mau ngomong apa. Oke ini makin gila, karena diartikel yang kubaca tadi, partner in crime punya istilah-istilah yang hanya mereka berdua yg mengerti. Hayo kita juga seperti itu, kita punya istilah-istilah yang hanya kita yang mengerti, Everything, Bayangan, Doppler Effect dll. Lucu ya hehehe.

Memang kita kadang tidak menyebutkan kenapa kita menggunakan sebuah istilah, padahal ya tinggal ngomong aja kan bisa. Nah ada contoh lagi, kita punya Role kita masing-masing dan punya penyebutannya sendiri. Contoh saja, km aku sebut sebagai The Thinker yang artiannya adalah km itu adalah pemikir, seorang Planner. Ingat ketika aku lagi kejepit dan gak bisa berfikir secara rasional, entah karena simulasiku gagal, aku panik atau yang lainnya. Kamu datang melengkapi dengan membuat sebuah pemikirian yang out of the box. Ketika aku ada rencana datang dan meminta maaf ke orang terdekatmu, aku stuck. Kamu kemudian membuat sebuah rencana terstruktur yang kemudian akan melancarkan aksiku untuk meminta maaf. Kamu paham kelemahan orang loh. Kita akan coba besok seberapa efektif kah hal tersebut. Kalau ini berhasil berarti benar, orang seperti mu sangat langka. Kamu gak salah baca. Aku hanya menemukan orang spertimu sekali, ya hanya di kamu.

Contoh lagi, ketika aku panik karena kamu sedang dalam posisi wanted atau dicari, kmu muncul sebuah ide yang ketika km sampaikan ke aku, aku hanya melongo sambil bilang “Eh yakin ini”, kmu dengan tenang bilang, “Iya lakuin aja”. And that’s it, wow km sudah tidak di wanted lagi. Ini gila sih. Hanya rencana yang out of the box tapi itu bekerja dengan baik. Gila

Oke aku tidak menyebut secara gamblang Role ku. Yah meski aku tau kalau aku The Convo Maker atau orang yang gampang banget ngomong sama orang, sampai yang belum dikenal sekalipun. Tapi kamu nyadarin aku suatu hal, kalau ternyata Role ku tadi bisa di buat untuk nenangin orang. Terlihat ketika pertama kali kita ketemu setelah kepisah lama, kmu bisa tenang hanya karena tak ajak ngobrol dan kesentuh tanganmu. Dan selama ini aku baru nyadar setelah kamu beritau.

Ketika The Thinker dan The Convo Maker digabung maka sebuah planning apapun pasti berjalan dengan lancar (meski ada beberapa yang missed, tapi masih bisa diperbaiki). Inget bagaimana cara kita menyingkirkan seseorang dalam hidupmu yang bikin kamu penat dan capek dalam beberapa tahun. Ketika kmu sendirian, km butuh waktu lama untuk meyakinkan kalau km ingin pergi dan menjauh darinya. Tapi ketika kamu bersamaku kita membuat planning sedemikian rupa dan it’s works. Dia pergi, dengan penuh penyesalan. Gila ya?

Ada satu lagi, di suatu malem ketika kita selesai makan dan km bercerita tentang kehidupanmu dan pada ceritamu, kamu membenci orang baru yang hadir dalam lingkunganmu. Nah disitulah aku mendukungmu, tanpa aku menyuruhmu untuk tetap benci dengan orang baru tersebut, (meski aku juga jengkel) dan kamu memahaminya dan berencana untuk tidak benci lagi dengan orang baru tersebut dengan cara meminta maaf dan mencium tangannya. Gila sih ini.

Masih banyak contoh lagi yang lain. Ini dari aku, Aku masih sering terkena gangguan tidur setelah aku pergi dari kehidupanmu, jadi gangguannya itu seperti aku ingin terus-terusan tidur sampai itu benar-benar ganggu aktivitasku, meski sebenarnya aku bisa terjaga sebentar tapi tetap saja itu sebentar dan kemudian aku memilih untuk tidur. Ketika aku tertidur lalu bangun ada rasa yang tidak tenang, gelisah dan rasa bersalah yang selalu muncul. Aku sudah coba untuk tetap bangun dengan beli kopi murni dan menyeduhnya tanpa gula. Tapi hasilnya gak ada, keinginanku untuk tidur makin menjadi. Setelah banyak saran akhirnya aku harus dateng berobat. Dan akhirnya di tahun kemarin (2022) aku di beri resep oleh orang yang tau kisahku untuk mengkonsumsi suatu obat. Obat tersebut akan membuatku tetap terjaga dan tidur ketika aku benar-benar mengantuk. Jadi tidurku bukan karena kupaksa tapi karena benar-benar mengantuk. Ini berjalan agak lama karena aku juga sering membohongi orang sekitar dengan pura-pura tidur lalu ketika mereka tertidur aku duduk diam dan berfikir, entah aku lupa apa yang aku pikirkan. Kadang juga aku night bike sendirian untuk mengatasi masalahku. Tapi semua berubah ketika kamu datang, kamu memberiku sebuah obat dopamine yang hanya kmu yang punya dan itulah obat yang ampuh bagiku. Kabar baiknya minggu kmren adalah hari terakhirku konsumsi obat yang membuatku terjaga meski ini hanya percobaan selama 1 bulan, kalau dalam 1 bulan masih terjadi gangguan tidur maka aku harus konsumsi obat tersebut lagi. Tapi aku jamin gak, karena dopamine yang km berikan dosisnya sangatlah besar.

Hmmm Partner In Crime seperti mu hanya aku temukan sekali seumur hidup karena memang benar-benar sangat langka. Aku hanya berharap kita bisa meneruskan hal ini, karena ketika ada km aku punya banyak planning dan simulasi. Next kita jalanin planning agar aku bisa meminta maaf ke orang sekitarmu.