I was happy to see her.
Does that make me a monster?

Connell Waldron, Normal People S1-E10

Mungkin kata-kata dari Connell di Normal People yang diucapkan kepada Helen (bukan Marianne) inilah yang mungkin mewakili ucapanku, apakah dengan aku melihatmu itu menjadikanku monster? Dimana aku akan mengingat-ingat momen dimana aku meninggalkan mu 10 tahun yang lalu? Iya memang aku yang menghancurkan semua hal, aku menghancurkan harapanmu, aku menghancurkan masa depanmu, aku menghancurkan kepercayaanmu terhadap suatu hubungan yang bahagia, dan aku juga yang menghancurkan sebuah pondasi yang telah kita bangun dahulu. Iya aku memang seorang monster.

Bahkan ketika aku datang kembali kepadamu dengan tujuan memperbaiki semuanya meski hal itu bagiku gak mungkin, aku harus mengacak-acak pondasi bahagiamu lagi. Aku menghancurkan hubungan baikmu dengan orang yang kamu cintai dan menemani serta menyayangimu dalam kurun waktu 4 tahun, aku menghancurkan pertemananmu dengan 3 orang sahabat baikmu tanpa alasan yang jelas. Memang aku tak mau semuanya hancur, aku gak mau kamu sendirian lagi atau kamu merasa kesepian lagi karena tidak adanya orang yang selama ini mencintaimu selama 4 tahun, tidak adanya sahabatmu yang setiap hari mangajakmu untuk jalan-jalan atau sekedar ngopi menikmati alurnya kehidupan, aku tak mau semua itu terjadi.

Entahlah, kenapa disetiap kehadiranku selalu membawa sebuah masalah baru yang susah untuk diselesaikan. Apakah ini pertanda aku harus sendiri sampai aku gak bernyawa? Disetiap aku tau diam mu meski kamu gak sedih aku selalu bertanya kamu kenapa? Kamu bosan kah? Pertanyaan itu sebenarnya mengandung arti apakah dengan adanya aku kamu makin kesepian dan kamu bosan dengan kesepian ini?

Ketika aku melihat film Normal People semua yang dirasakan Connell jadi make sense bagiku. Aku ingin kamu bahagia, aku ingin kamu merasakan hidup, namun apakah dengan kehadiranku semua itu gak akan kacau balau? Memang meskipun aku (Connell) menjalin hubungan dengan orang lain bernama Helen, tapi Helen bukan Marianne yang mampu mengerti bagaimana membuat Connell jatuh cinta. Marianne juga sama, meski dia berhubungan dengan lelaki lain, namun tak ada yang bisa membuat Marianne jatuh cinta selain Connell.

Connell and Helen, Normal People (2020)

Sering aku berfikir monster macam apa aku ini, aku menghancurkan apapun yang berada didekatku, kamu kehilangan seseorang yg mencintaimu, kamu kehilangan sahabat-sahabatmu hanya demi bersama seorang monster sepertiku. Apakah itu impas menurutmu? Apa yang bisa aku tawarkan, aku tak bisa memberimu perhatian, uang untuk beli smartphone, mencarimu, membuatmu merasa bahwa kamu masih diinginkan, atau membuatmu kangen sehingga kamu bertanya melewati saudaranya. Aku tak menawarkan hal tersebut.

Aku ingin membicarakan ini kepadamu pada malam itu, namun memang aku tak ingin berdebat dan kamu merasa bahwa aku memojokkanmu, gak aku gak ingin kamu merasa terpojok, tapi inilah yang mungkin sangat menggangguku dan mungkin inilah juga yang membuatku mengalami Bad Dream dibeberapa hari terakhir.

Aku tak ingin jawaban, “terus kamu mau apa? Mau aku sama dia saja? Atau kamu mau aku kembali ke temen-temenku?”. Karena jawaban inilah yang membuatku merasa makin menjadi monster bagimu. Aku tak ingin kamu menyesal karena kamu lebih memilih monster sepertiku. Namun apa yang aku tawarkan padamu, aku tak tau. This only overthinking, right??