Pagi ini adalah pagi yang mendung, ketika aku berangkat kerja perjalananku menjadi lebih dingin. Yah aku berharap tak kan terjadi hujan meski akhirnya ada gerimis padahal matahari sedang bersembunyi di awan dan mungkin nampak malu menunjukkan cahayanya.

Sebelum sampai ke kantor aku mampir di sebuah Indomaret dan aku melihat sebuah pelangi di kejauhan. Hmm sudah lama sejak aku lulus kuliah aku belum melihat pelangi sama sekali. Sejenak aku teringat akan kamu tanpa sebab, yah mungkin aku sudah agak berhenti stalking di akun sosial media mu karena sudah 5 bulan lebih kamu tak upload apapun atau sekedar menulis short / stories. Tapi hari ini aku ada keinginan untuk mengecek sosial media mu dan benar juga akhirnya kamu mengunggah sebuah short setelah sekian lama. Dan aku pikir aku akan melihatnya ketika sudah di kantor karena waktu sudah menunjukkan hampir jam 8 pagi.

Sesampai di kantor aku langsung memeriksa ponselku dan menuju ke akun sosial mediamu. Dan yah benar itu kamu, kamu berlarian di pantai sembari tersenyum dan menunjukkan ada pelangi yang terlihat di pantai ditambah backsound Keisya Levronka – Tak Ingin Usai. Oh wait Pelangi??? Tak Ingin Usai??

White Hanging Chair

Sejenak aku merenung sesaat dan pikiranku tertuju kepada kesalahan yang aku buat kepadamu, yang membuatmu hancur berkeping-keping. Entah mungkin ketika aku minta maaf itu tak akan cukup untuk menebus semua yang pernah ku perbuat padamu. Aku ingin menghubungi mu lalu mengajakmu bertemu berdua dan membahas semuanya. Tapi bisakah kamu mengabulkannya??